Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Adakah Muhammad Memiliki Tanda Kenabian?

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesian, “nabi” adalah orang yang terpilih oleh Allah. Dia jadi utusan Allah untuk menyampaikan kehendak atau firman-Nya kepada umat manusia. Nabi juga disebut sebagai orang yang menubuatkan apa yang akan terjadi di masa depan. Dengan kata lain, untuk mengetahui kebenaran kenabian seseorang, kita perlu melihat mujizat dan nubuat apa yang disampaikannya, yang sudah terjadi.

Jawaban Saya: Nubuat memang bagian dari tanda kenabian seperti yang disebut dalam Bible, “apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya.” (Ulangan 18:22). Tetapi untuk mukjizat, saya tidak menemukan pernyataan Tuhan dalam Bible yang menyatakan seorang Nabi harus memiliki mukjizat. Yohanes Pembaptis misalnya, orang yang dikatakan oleh Yesus sebagai “orang besar” (Matius 11:11) ternyata tidak pernah bermukjizat. Samuel yang salah seorang Nabi dalam Bible Perjanjian Lama pun tidak pernah terlihat bermukjizat. Bukan hanya itu saja, bahkan Yesus sendiri pernah menubuatkan seorang Nabi palsu dengan ciri melakukan mukjizat-mukjizat dahsyat (Matius 24:24). Jika memang mukjizat adalah tanda kenabian seorang Nabi, kenapa Yesus menubuatkan munculnya Nabi palsu dengan ciri dapat bermukjizat?

Mengapa Orang Kristen meragukan Kenabian Muhammad?

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Umat Muslim sering bertanya, “mengapa orang Kristen tidak mengakui Muhammad sebagai nabi Allah?” Untuk mengetahui alasannya, mari kita simak ayat berikut ini. “Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasul-rasul dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan” (Qs 46:9).  Alih-alih bernubuat, nabi umat Muslim ini dengan jujur mengakui ketidak-mampuannya untuk mengetahui masa depan.

Bagaimana dengan mujizatnya? Muhammad berkata, “Sesungguhnya mujizat-mujizat itu terserah kepada Allah. Dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang nyata” (Qs 29:50).

Nah, dari dua ayat di atas, dapatkah Muhammad dikategorikan sebagai nabi Allah? Ingat, setidaknya ada ciri-ciri kenabian yang perlu dipertimbangkan. Pertama: Mengetahui atau bernubuat tentang masa depan (Taurat, Kitab Ulangan 18:22). Kedua: Memiliki tanda mujizat dan kuasa ilahi, seperti Musa dan Elia.

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan Nabi Muhammad saw tidak dapat bernubuat karena adanya ayat Al-Qur’an yang menyatakan, “Katakanlah: Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasul-rasul dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan” (Al-Ahqaaf: 9). Dari sisi Nabi Muhammad saw sendiri, sebagai manusia biasa beliau memang tidak mengetahui apa yang akan terjadi terhadap dirinya sendiri atau terhadap orang lain. Tetapi sebagai Nabi dan juga Rasul Allah swt, beliau mengetahui hal-hal yang Tuhannya memberitahukannya melalui jalan wahyu. Banyak sekali nubuat Nabi Muhammad saw, baik yang ada dalam Al-Qur’an atau dalam hadits. Baik nubuat yang telah terjadi di masa lalu, nubuat yang terjadi hari ini dan nubuat yang akan terjadi di kemudian hari. Berikut ini adalah beberapa nubuat Rasulullah saw yang saya maksud;

Nubuat Rasulullah saw tentang Kemenangan Bangsa Romawi atas Bangsa Persia

Telah dikalahkan bangsa Rumawi, di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang dalam beberapa tahun lagi. Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan di hari (kemenangan bangsa Rumawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman, (Ar-Ruum: 2-4)

Telah terbukti apa yang di ramalkan Rasulullah saw yang jujur, dimana bala tentara Romawi memang telah mampu meraih kemenangan dan berhasil mengalahkan tentara Persia pada tahun kedua hijriah. Yakni sembilan tahun setelah ramalan Beliau saw. Kemenangan romawi tersebut sungguh bertolak belakang dengan kenyataan yang ada pada saat itu, dan berada di luar dugaan atau perkiraan manusia. Sebab, kondisi Romawi pada saat itu sedang dalam kondisi yang lemah akibat kekalahan terhadap pasukan Persia. Sebaliknya kondisi bangsa Persia sedang dalam puncak kejayaan. sehingga demikian terbuktilah apa yang diramalkan Al Quran dan pembawanya yang agung Rasulullah saw.  

Nubuat Rasulullah tentang datangnya Khalifah Allah Al-Mahdi

Dari Tsauban dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kelak tiga orang akan berperang didekat perbendaharaan kalian ini (yaitu Ka'bah), dan kesemuanya adalah anak khalifah. Dan tidak ada yang menang melainkan satu orang, lalu muncullah bendera-bendera hitam dari wilayah timur, mereka lantas memerangi kalian dengan peperangan sengit yang sama sekali belum pernah dilakukan kaum manapun. Jika kalian melihatnya, maka berbaiatlah kepadanya walaupun sambil merangkak di atas salju, karena sesungguhnya dia adalah khalifah Allah Al Mahdi." (Sunan Ibnu Majah 4074).

Dalam hadits ini Rasulullah saw memerintahkan umatnya untuk berbait kepada Al-Mahdi walaupun harus merangkak di atas salju. Hadits ini menunjukkan bahwa kelak pada saat Al-Mahdi telah datang, tanah Arab yang tandus akan dipenuhi salju. Dan lihat sekarang, Arab sudah mulai turun salju.

Nubuat Rasulullah tentang turunnya Isa as

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak akan terjadi qiyamat hingga Isa bin Maryam turun sebagai hakim yang adil yang dia menghancurkan salib, membunuh babi, membebaskan jizyah dan harta melimpa ruah sampai tidak ada seorang pun yang mau menerimanya". (Shahih Bukhari: 2296).

Dalam hadits ini Rasulullah saw menubuatkan akan turunnya Isa Ibnu Maryam yang akan menjadi hakim yang adil, menghancurkan salib, membunuh babi dan membebaskan jizyah. Nubuat ini di akui oleh kafir Kristen pemuja Yesus dengan bukti mereka sering mengutip hadits ini walaupun hanya sebagian isinya saja.

Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan Nabi Muhammad saw tidak dapat bermukjizat karena adanya ayat Al-Qur’an yang menyatakan, Dan orang-orang kafir Mekah berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya mukjizat-mukjizat dari Tuhannya?" Katakanlah: "Sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu terserah kepada Allah. Dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang nyata." (Al 'Ankabuut: 50).

Mukjizat dapat terjadi sepenuhnya atas kuasa Allah, bukan kuasa Nabi Muhammad saw sendiri. Nabi Muhammad saw hanya menjadi perantara Allah untuk memperlihatkan kuasa-Nya. Itulah sebabnya di ayat ini dikatakan “mukjizat-mukjizat itu terserah Allah swt” karena memang mukjizat itu kuasa Allah swt. Kafir Kristen pemuja Yesus selalu salah dalam memahami nubuat atau mukjizat. Mereka mengira kalau nubuat atau mukjizat yang terjadi adalah sepenuhnya kuasa dari pribadi seorang Nabi. Padahal nubuat dan mukjizat dapat terjadi atas izin dan kuasa Allah swt, bukan kuasa seorang Nabi, bukan hanya Nabi Muhammad saw saja, tetapi semua Nabi-nabi Allah swt. Mereka semua tidak bernubuat atau bermukjizat kecuali dengan izin dan kuasa Allah swt. Semua Nabi-nabi Allah swt di sini tidak terkecuali Yesus sendiri. Yesus dapat bermukjizat, tetapi mukjizat yang dilakukannya ini terjadi atas izin dan kuasa Tuhannya, sedangkan Yesus hanya menjadi perantara untuk memperlihatkan kuasa Allah swt. Sebagaimana ayat dalam Bible Perjanjian Baru ini;

Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu. (Kisah Rasul 2:22) 

Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan seolah Nabi Muhammad saw berdusta tidak dapat bermukjizat. Padahal di banyak kesempatan Nabi Muhammad saw bermukjizat dengan izin Allah. Salah satu di antaranya adalah mukjizat terbelahnya bulan. Orang-orang Musyrikin meminta diperlihatkan mukjizat, tetapi setelah mereka melihatnya, mereka mengatakan bahwa itu adalah sihir. Hal ini telah diabadikan oleh Allah swt dalam surah Al Qamar: 1-2.

Telah bercerita kepada kami Shadaqah bin Al Fadlal telah mengabarkan kepada kami Ibnu 'Uyainah dari Ibnu Abu Najih dari Mujahid dari Abu Ma'mar dari Abdullah bin Mas'ud radliallahu 'anhu berkata; Pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bulan pernah terbelah menjadi dua bagian lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Saksikanlah". (Shahih Bukhari: 3364)

(Ahmad bin Hanbal radliyallahu'anhu) berkata; telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Katsir berkata; telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Katsir dari Hushain bin Abdurrahman dari Muhammad bin Jubair bin Muth'im dari Bapaknya berkata; Bulan terbelah pada masa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam menjadi dua bagian, satu bagian di atas gunung ini dan satu bagian lagi pada gunung itu. Mereka berkata; "Muhammad telah menyihir kita". Mereka juga berkata; "Jika dia telah menyihir kita, namun niscaya dia tidak akan bisa menyihir manusia semuanya." (Musnad Ahmad: 16150)

Nah, oleh karena Nabi Muhammad saw bernubuat dan bermukjizat, maka tidak ada alasan bagi kafir Kristen pemuja Yesus untuk terus-terusan menolak kenabian dan syariat agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw.

Isa Al-Masih, Nabi di atas Segala Nabi

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Sekarang, mari kita melihat kepada Pribadi Isa Al-Masih. Al-Quran dengan jelas berkata, Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah yang datang ke dunia dalam rupa manusia (Qs 3:45). Al-Quran juga mencatat sebagian mujizat yang dilakukan Isa (Qs 3:49). Sebelum kedatangan-Nya ke dunia, seorang nabi besar telah memberitahukannya terlebih dahulu (Qs 3:39). Bahkan dalam Kitab Suci Allah, yang ditulis ratusan tahun sebelum Dia lahir, telah terdapat nubuatan tentang kedatangan-Nya. Dari fakta di atas, baik Islam maupun Kristen setuju bahwa Isa Al-Masih seorang nabi, bukan?

Namun lebih daripada itu, Isa Al-Masih datang ke dunia bukan hanya sekedar sebagai nabi. Inilah perkataan Isa sendiri tentang tujuan-Nya datang ke dunia, “ Anak Manusia [Isa Al-Masih] . . . datang . . . untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang" (Injil, Rasul Markus 10:45).

Demikianlah, Isa Al-Masih, nabi di atas segala nabi, datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dan “ memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang ” (Injil, Rasul Besar Matius 20:28).  Allah menyediakan keselamatan buat Anda!

Jawaban Saya: Betapa MUNAFIKNYA kafir Kristen pemuja Yesus. Mereka mengatakan Nabi Muhammad saw bukan seorang Nabi, tetapi ayat-ayat Al-Qur’an justru mereka kutip untuk pembenaran kesesatan mereka. Firman Allah swt (yang artinya), “Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu adalah utusan Allah, kalimat-Nya yang Ia kirimkan kepada Maryam, dan juga roh dari-Nya.” (An-Nisaa’: 171). Syaikh Abdurrahman bin Hasan mengatakan bahwa maksud dari Isa adalah kalimat Allah yaitu Allah menciptakan beliau dengan kalimat-Nya, “kun”. Sedangkan maksud dari Roh ialah Isa as merupakan salah satu dari sekian banyak roh yang telah Allah ciptakan.

Al-Qur’an memang mencatat tentang mukjizat Nabi Isa as, tetapi mukjizat-mukjizat itu terjadi atas izin dan kuasa Allah swt, Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman. (Ali 'Imran: 49).

Memang benar, sebelum kelahirannya Nabi Isa as telah dinubuatkan oleh Nabi Yahya as, tetapi hal yang sama juga terjadi terhadap Nabi Muhammad saw. Sebelum kelahirannya Nabi Muhammad saw telah dinubuatkan oleh Nabi Isa as, Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata." (Ash Shaff: 6).


Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. (Markus 10: 45). Kafir Kristen pemuja Yesus berkata bahwa ayat tersebut adalah ucapan Yesus sendiri, tetapi apa buktinya kalau itu adalah ucapan Yesus sendiri? Kitab-kitab Injil ditulis ratusan tahun setelah Yesus di angkat ke langit. Oleh karenanya Yesus tidak dapat mengkonfirmasi atau membenarkan kata-kata yang diatas-namakan kepadanya oleh pengarang-pengarang Injil adalah benar-benar ucapan dirinya. Dari saksi-saksi? Coba sebutkan kepada kami saksi-saksi yang kalian maksud?! Yesus hanyalah hamba dan ciptaan Allah swt yang dianugerahkan kepadanya kenabian. Bagaimana mungkin kami berharap keselamatan dari Yesus, kalau untuk menyelamatkan diri sendiri dari salib saja Yesus tidak mampu?! 

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Adakah Muhammad Memiliki Tanda Kenabian?"

  1. baca artikel orang tidak berhikmat, atau kurang pinter bikin bodoh...
    isinya cuma pembodohan krn muhammad tanpa hadist-hadist pendukung, tidak dapat membuktikan kebenaran bahwa dia berasal dari tuhan yang sama dengan tuhannya orang kristen dan yahudi.
    Untuk itu dicari berbagai cara untuk mencocok cocokan yang kira2 agak dalam bibel dan perjanjian lama( taurat dan Zabur) yang terkesan nubuat buat muhammad. ;)
    Tanpa dukungan nubuat 0 besar apalagi tuhannya udah beda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kafir Kristen mengatakan tidak mempercayai Nabi Muhammad SAW karena tidak memiliki tanda kenabian, yaitu dapat bernubuat dan dapat melakukan mukjizat. Dalam postingan ini saya telah membuktikan Nabi Muhammad SAW memiliki tanda kenabian, yaitu nubuatnya benar dan dapat bermukjizat.

      Saya lebih suka jika kamu dapat menyanggah semua bukti-bukti bahwa Nabi Muhammad SAW juga dapat bernubuat dan bermukjizat. Bukan cuma umbar kata makian yang Yesus tidak pernah ajarkan. Dan tetap membebalkan diri walaupun bukti-bukti tidak mampu kamu sanggah.

      Hapus

Pastikan komentar anda tidak keluar dari topik, komentar di luar itu tidak akan pernah ditayangkan.