Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Orang Muslim, Apakah Anda Takut Akan Hari Penghakiman?

Apakah Anda takut akan hari penghakiman? Jika iya, tidak apa-apa! Ini adalah ketakutan yang sangat umum, terutama di antara umat Muslim. Anda memiliki alasan untuk menjadi takut!

Isa Al-Masih Akan Menghakimi Semua Manusia

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Al-Quran mengajarkan bahwa pada hari tersebut, Isa akan menghakimi kita berdasarkan perbuatan kita. Akan ada timbangan, dan mudah-mudahan perbuatan baik orang tersebut akan melebihi perbuatan buruknya. Ini sebabnya mengapa adalah penting untuk berdoa, berpuasa dan beramal. Mudah-mudahan, jika seseorang memiliki lebih banyak perbuatan baik dari pada yang jahat, Allah akan mengijinkannya masuk ke dalam sorga. Masalahnya, ini adalah satu-satunya harapan. Allah masih bisa memutuskan untuk tidak menginginkan orang tersebut di sorga, dan mengirimnya ke neraka. Dia dapat melakukannya walaupun orang itu telah banyak melakukan perbuatan yang baik!

Jawaban Saya: Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan Al-Qur’an mengajarkan Nabi Isa AS akan menghakimi perbuatan manusia, itu bohong. Tidak ada satu ayat pun dalam Al-Qur’an yang menyatakan Nabi Isa AS akan menghakimi perbuatan manusia. Satu-satunya hakim di akhirat hanyalah Allah, sebagaimana firman-Nya di dalam Al-Qur’an;

Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu?. Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya? (At Tiin: 7-8)  

Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan Allah masih bisa memasukkan seseorang ke neraka, walaupun orang itu banyak melakukan amal shaleh, itu juga tidak benar. Karena Allah SWT telah berjanji akan memasukkan orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, sebagaimana firman-Nya;

Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan : "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu." Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya (Al Baqarah: 25)

Ada pun orang-orang yang telah beriman dan beramal shaleh, tetapi amal shalehnya tersebut seimbang atau lebih sedikit dari dosa yang dia bawa. Maka Allah SWT akan membersihkan terlebih dahulu dosanya tersebut dengan memasukkannya ke neraka untuk beberapa lama, tergantung banyaknya dosa yang dilakukannya. Kemudian Allah SWT akan mengeluarkannya dari neraka dan memasukkannya ke surga. Ada sangat banyak hadits shahih yang memberikan kita informasi tentang orang-orang yang dikeluarkan dari neraka yang kemudian dimasukkan ke surga, salah satu dari hadits shahih tersebut ada di bawah ini;

Hingga apabila Allah berkehendak memberikan rahmat-Nya bagi siapa yang dikehendaki-Nya dari penghuni neraka, maka Allah memerintahkan Malaikat untuk mengeluarkan siapa saja yang pernah menyembah Allah. Maka para Malaikat mengeluarkan mereka, yang mereka dikenal berdasarkan tanda bekas-bekas sujud (atsarus sujud). Dan Allah telah mengharamkan kepada neraka untuk memakan (membakar) atsarus sujud, lalu keluarlah mereka dari neraka. Setiap anak keturunan Adam akan dibakar oleh neraka kecuali mereka yang memiliki atsarus sujud. Maka mereka keluar dalam keadaan sudah hangus terbakar (gosong), lalu mereka disiram dengan air kehidupan kemudian jadilah mereka tumbuh seperti tumbuhnya benih di tepian aliran sungai. (Shahih Bukhari: 764)

Selain itu, setiap orang beriman yang telah selamat dari neraka, mereka dapat memberikan syafaat kepada saudara mereka dari orang-orang beriman yang mereka kenali beriman dan beramal shaleh. Sebagaimana disebutkan dalam hadits di bawah ini;

Sehingga ketika orang-orang mu'min terbebas dari neraka, maka demi Dzat yang jiwaku berada ditangan-Nya, tidaklah salah seorang dari kalian yang begitu gigih memohon kepada Allah di dalam menuntut al haq  pada hari kiamat untuk saudara-saudaranya yang berada di dalam neraka, mereka berseru; wahai rabb kami, mereka selalu berpuasa bersama kami, salat bersama kami, dan berhaji bersama kami.” Maka dikatakan kepada mereka; “keluarkanlah orang-orang yang kalian ketahui.” Maka bentuk-bentuk mereka hitam kelam karena terpanggang api neraka, kemudian mereka mengeluarkan begitu banyak orang yang telah di makan neraka sampai pada pertengahan betisnya dan sampai kedua lututnya. (Shahih Muslim: 269)

Kedua hadits di atas sangat panjang, sehingga saya merasa perlu untuk mengutip hanya sebagian isinya. Jika anda berkeinginan untuk melihat haditsnya secara lengkap, anda dapat membuka link yang ada. Bahkan dalam hadits shahih lainnya dapat kita temukan keterangan bahwasanya Allah SWT kelak di akhirat akan membebaskan setiap Muslim dari neraka dengan orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagai penggantinya. Ngeri sekali, bukan?!

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Thalhah bin Yahya dari Abu Burdah dari Abu Musa dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: 'Pada hari kiamat kelak, Allah Subhanahu wa Ta'ala akan menyerahkan seorang Yahudi ataupun seorang Nasrani kepada setiap orang muslim. Kemudian Allah Subhanahu wa Ta'ala akan berkata; 'Inilah penebusmu dari siksa api neraka." (Shahih Muslim: 4969)

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Amru bin 'Abbad bin Jabalah bin Abu Rawwad Telah menceritakan kepada kami Harami Ibnu 'Umarah telah menceritakan kepada kami Syaddad Abu Thalhah Ar Rasibi dari Ghailan bin Jarir dari Abu Burdah dari bapaknya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Di hari kiamat kelak, sekelompok dari kaum muslimin akan datang membawa dosa mereka sebesar gunung. Lalu Allah mengampuni dosa-dosanya, kemudian dibebankan-Nya kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani." (Itu menurut perkiraanku). Rauh berkata; 'aku tidak tahu dari siapa keraguan ini.' Abu Burdah berkata; Maka hal ini aku ceritakan kepada Umar bin Abdul Aziz. Lalu dia bertanya; 'Apakah Bapakmu menceritakan hal ini dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam? aku menjawab; 'Ya.' (Shahih Muslim: 4971)

Janji-Injil

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Ini berarti Anda tidak dapat mengetahui dengan pasti apakah Anda akan masuk ke sorga atau tidak, sampai pada hari penghakiman. Ini sangat menenggangkan, bukan? Tetapi Anda tidak harus hidup seperti itu! Anda dapat mengetahui bahwa pada hari penghakiman, Anda akan diijinkan untuk masuk ke dalam sorga.

Sekarang Anda mungkin berpikir, “Sombong sekali!” Tidak. Ini adalah janji dari Injil! Isa berkata, “dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28-29).

Jawaban Saya: Allah SWT telah menjanjikan neraka kepada orang-orang yang musyrik, orang-orang kafir, baik dari golongan Yahudi atau Nasrani yang tidak beragama dengan agama Islam dan tidak beriman dengan kenabian Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana dalil dari Al-Qur’an dan hadits shahih di bawah ini;

Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani/Kristen) dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. (Al Bayyinah: 6)

Telah menceritakan kepada kami Yunus bin Abdul A'la telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahab dia berkata, telah mengabarkan kepadaku Amru bahwa Abu Yunus telah menceritakan kepadanya, dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Kafir Kristen pemuja Yesus mengatakan bahwa Yesus telah menjamin hidup yang kekal kepada orang Kristen. Ayat yang mereka kutip; dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. (Yohanes 10:28-29)

Dalam ayat tersebut, Yesus berjanji akan memberikan hidup yang kekal dan mereka tidak akan binasa selama-lamanya. Untuk mengetahui siapa yang telah dijanjikan hidup yang kekal oleh Yesus, maka anda harus membaca ayat sebelumnya, perhatian ayat ini;

Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, (Yohanes 10:27)  

Pada ayat tersebut, Yesus menyebut domba-domba. Domba dalam Injil Perjanjian Baru digunakan untuk menyebut umat dari bangsa Israel. Sedangkan untuk bangsa di luar dari bangsa Israel, Yesus biasa menyebutnya Anjing. Jadi, syarat pertama untuk memperoleh janji keselamatan dari Yesus, orang tersebut haruslah berasal bangsa Israel. Tidak cukup itu saja, Yesus juga mensyaratkan domba-domba tersebut harus mendengar dan mengikuti ajaran Yesus. Kedua syarat tersebut ternyata tidak dimiliki oleh kafir Kristen pemuja Yesus. Pertama; kebanyakan dari orang-orang Kristen bukanlah dari bangsa Israel, kedua; orang-orang Kristen tidak mendengar dan mengikuti ajaran Yesus, tetapi lebih mendengar dan mengikuti ajaran Paulus. Oleh karena kedua syarat tersebut tidak dapat dipenuhi oleh kafir Kristen pemuja Yesus, maka mereka tidak akan memperoleh janji keselamatan yang akan diberikan oleh Yesus.    

Bagaimana Cara untuk Masuk sorga ?

Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Anda mungkin bertanya-tanya, bagaimana mungkin? Bagaimana saya dapat memiliki jaminan untuk masuk sorga, dan hidup selama-lamanya? Tidak ada seorang pun dari kita yang layak masuk sorga karena perbuatan jahat kita. Tidak perduli seberapa banyak perbuatan baik kita, tidak akan cukup untuk menghilangkan perbuatan jahat kita. Jadi apa yang bisa menghilangkan perbuatan jahat kita? Taurat mengajarkan bahwa Allah mengharuskan kurban darah untuk menutupi perbuatan jahat atau dosa kita. Di dalam Taurat, orang-orang Ibrani harus memberikan kurban secara berkala untuk menerima pengampunan atas dosa-dosa mereka. Ini adalah sistem yang tidak akan selesai. Tetapi kemudian Allah mengutus Isa datang ke dunia!

Isa datang ke dunia dan menjalani hidup yang sempurna. Dia tidak pernah berdosa. Oleh sebab itu, Dia dapat mati sebagai Kurban untuk mengakhiri semua kurban-kurban yang lain. Pengorbanan-Nya ini menghapus semua perbuatan jahat manusia. Dengan percaya kepada pengorbanan Isa, Anda akan mendapatkan hidup yang kekal, dan Anda tidak perlu takut akan penghakiman!

Jawaban Saya: Orang Kristen tidak memiliki jaminan keselamatan. Yesus yang mereka anggap memberikan jaminan hidup yang kekal, ternyata hanya menjamin keselamatan orang-orang dari bangsa Israel yang mendengar dan mau mengikuti ajarannya. Oleh karena kafir Kristen pemuja Yesus tidak memperoleh jaminan dari Yesus berupa hidup yang kekal, maka apapun yang mereka katakan tentang pengampunan dosa dan keselamatan, tidak akan pernah ada gunanya. Baik untuk diri mereka sendiri, lebih-lebih untuk orang lain.    

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Orang Muslim, Apakah Anda Takut Akan Hari Penghakiman?"

Posting Komentar

Pastikan komentar anda tidak keluar dari topik, komentar di luar itu tidak akan pernah ditayangkan.