Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Alkohol, Babi, Gereja, Jilbab, Hollywood! Kekurangan Agama Kristen


Kafir Kristen pemuja Yesus menulis: Banyak penganut agama Islam merasa kurang cocok dengan agama Nasrani. Mengapa? Antara lain ada lima topik yang, menurut para Mukmin, merupakan kekurangan agama Kristen. Yaitu: alkohol, babi, gereja, jilbab, Hollywood. Mungkin ada salah paham?! Perlu kita menyelidiki topik-topik ini dalam terang Kitab Allah.

Alkohol

Qs 2:219 menekankan bahwa meminum khamar, (alkohol), adalah dosa besar. Tahukah Anda ajaran Kitab Allah mengenai larangan kemabukan sangat tegas?

Di Injil kemabukan termasuk dalam daftar dosa yang sama berat dengan percabulan, kecemaran, penyembahan berhala, sihir. Akibatnya banyak pengikut Isa Al-Masih tidak minum alkohol.

Lagi ada tambahan bahwa orang yang terikat kemabukan tidak masuk Kerajaan Allah (Amsal 20:1; Roma 13:13; Galatia 5:19-21; Efesus 5:18). Allah sangat membenci kemabukan. Demikian banyak pengikut Isa yang saleh menjauhkan diri dari alkohol!

Babi

Para Mukmin merasa makan babi salah satu lagi kekurangan agama Kristen. Tahukah Anda tidak ada satu ayatpun yang menyuruh Pengikut Isa Al-Masih memakan babi!?

Saya, pengikut Isa Al-Masih, menjauhkan diri dari makan semua daging termasuk babi. Sebagian orang merasa tidak sehat makan daging. Sebetulnya ada aliran Nasrani dimana semua umatnya menolak makan babi dan semua macam daging! Demikian, pengikut Isa Al-Masih tidak harus makan babi!

Kitab Allah mengatakan orang Nasrani berdosa kalau makan sesuatu, termasuk babi, yang melawan hati nuraninya. Juga berdosa kalau makan sesuatu yang melemahkan iman teman sekepercayaannya (Injil Surat 1 Korintus 8:13; 10:28).

Gereja

Cara sembahyang di semua mesjid hampir sama. Tapi di gereja-gereja sering berbeda. Misalnya, ada sembahyang di gereja yang tidak memakai alat musik. Tidak memakai sandal atau sepatu, pria dan wanita duduk terpisah di lantai dan tidak memakai pakaian barat.

Bahkan pengikut Isa Al-Masih tidak wajib sembahyang di gedung gereja. Mereka boleh berkumpul dengan teman-teman seiman dalam bangunan kecil seperti mushola. Isa Al-Masih berjanji, “Di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka” (Injil, Rasul Besar Matius 18:20). Email kami jika Anda tidak keberatan mengikuti gereja seperti di atas.

Jilbab

Para Muslimah memakai jilbab supaya menutup aurat hanya untuk yang Allah halalkan. Kitab Allah juga menyuruh para wanita Nasrani supaya berdandan dengan bijaksana. Mereka harus menghindari pakaian seksi agar auratnya hanya untuk yang Allah halalkan.

Para wanita, pengikut Isa Al-Masih yang saleh pasti hati-hati sekali cara berpakaian. Mereka ingin sungguh mempermuliakan Allah.

Kristen Hollywood

Ada orang Islam yang korupsi, berjudi, seks bebas, minum alkohol, dll. Mereka menamakan diri beragama Islam, tetapi kelakuannya tidak sesuai dengan agamanya, bukan?

Demikian juga banyak orang Hollywood menamakan dirinya Kristen tetapi Kristen palsu. Mereka tidak mengikuti ajaran Isa Al-Masih. Malahan sekarang ini banyak orang Hollywood adalah agnostik dan ateis, bukan Kristen. Tahukah pembaca, Isa sendiri mengatakan bahwa tidak setiap orang yang memanggil Dia Tuhan akan masuk sorga (Injil, Rasul Besar Matius 7:21).

Saya, pengikut Isa Al-Masih menghindari menonton kebanyakan film Hollywood karena etikanya melawan Kitab Allah. Apakah Anda menolak menonton film Hollywood? Email kami mengenai mengapa banyak orang Islam masih menonton film Hollywood.

Saya yakin Anda tidak menolak agama Islam karena ada orang Islam yang korupsi, bukan? Demikian, semoga Anda tidak menolak Isa Al-Masih sebagai Juruselamat, karena ada orang-orang Hollywood yang Kristen palsu.

Keselamatan Terdapat Dalam “Pribadi Utama”

Maka, masalah alkohol, babi, gereja, jilbab, Hollywood tidak perlu menghalangi seseorang menjadi pengikut Isa Al-Masih.

Para Mukmin serta semua pengikut Isa Al-Masih setuju bahwa satu-satunya nabi yang suci dan tidak pernah berdosa ialah Isa Al-Masih (Injil, Rasul Lukas 1:35, Qs 19:19). Juga, sesuai dengan Al-Quran dan Injil kita setuju bahwa Isa terutama di dunia dan di akhirat (Injil, Surat Kolose 1:15-16, Qs 3:45).

Jadi sangat pantas buat semua orang, dari agama apapun, menjadi pengikut Isa Al-Masih. Bagaimana menjadi pengikut-Nya? Menerima keselamatan kekal yang Ia sediakan bagi kita akibat penderitaan-Nya di salib!

Jawaban Saya: Di sini kafir Kristen pemuja Yesus menyebut beberapa hal yang mereka anggap sebagai alasan umat Islam merasa kurang cocok dengan agama Nasrani. Kafir Kristen pemuja Yesus menganggap Umat Islam merasa kurang cocok dengan agama Nasrani karena berbagai kekurangan yang mereka sebut sendiri yang mereka klaim sebagai alasan Muslim. Berbagai hal yang disebutkan oleh kafir Kristen pemuja Yesus di atas dibuat berdasarkan kemauan mereka sendiri agar lebih mudah mereka jawab. Padahal semuanya itu tidak mewakili pendapat umat Islam, mengapa kami merasa “kurang cocok” dengan agama Nasrani. Saya Muslim dan akan dengan sangat senang hati memberitahu kalian kafir Kristen pemuja Yesus mengapa kami umat Islam merasa “kurang cocok” dengan agama Nasrani. Beritahu kami kalau kalian mempunyai sanggahan agar kami dapat murtad detik ini juga. Minimal ada 2 (dua) alasan mengapa umat Islam merasa “kurang cocok” dengan agama Nasrani, yang keduanya bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits Nabi. Dan saya sertakan juga 1 (satu) alasan bersumber dari Bible Perjanjian Baru sebagai bonus.

Agama Selain Islam Tidak Akan Diterima Allah Azza wa Jalla 

Allah Azza wa Jalla berfirman:

Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari padanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (Ali 'Imran: 85)

Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi Al-Kitab, kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barangsiapa yang ingkar terhadap ayat-ayat Allah, maka sesungguhnya Allah sangat cepat perhitungan-Nya.” (Ali ‘Imran: 19)

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

Telah menceritakan kepada kami Yunus bin Abdul A'la telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahab dia berkata, telah mengabarkan kepadaku Amru bahwa Abu Yunus telah menceritakan kepadanya, dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka." (Shahih Muslim: 218)

Ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits Shahih di atas menjelaskan bahwa satu-satunya agama yang benar, diridhai dan diterima oleh Allah Azza wa Jalla adalah Islam. Adapun agama-agama lain, selain Islam, tidak akan diterima oleh Allah Azza wa Jalla. Agama selain Islam, yaitu Nasrani, Yahudi, Kong Hu Chu, Hindu, Budha, Sinto dan yang selainnya, tidak akan diterima oleh Allah Azza wa Jalla, karena agama-agama tersebut telah mengalami penyimpangan yang fatal dan telah dicampuri dengan tangan-tangan kotor manusia. Setelah diutusnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka orang-orang Yahudi, Nasrani dan yang lainnya wajib masuk ke dalam agama Islam, mengikuti Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Siapa saja dari orang-orang Yahudi, Nasrani dan yang selainnya mati dan tidak beriman dengan agama Islam, maka mereka pasti akan menjadi penghuni neraka.

Nasrani adalah Kafir dan Akan Masuk Neraka

Allah Azza wa Jalla berfirman:

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam." Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?." Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu(Al Maa'idah: 17)

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun(Al Maa'idah: 72)


Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: "Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya." Katakanlah: "Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?" (Al Maa'idah: 18)

Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk(Al Bayyinah: 6)

Ayat-ayat di atas menjelaskan bahwa orang-orang Nasrani telah kafir karena mereka menganggap Nabi Isa Alaihis sallam atau Yesus sebagai Allah dan menyembah kepadanya. Padahal Nabi Isa Alaihis sallam atau Yesus hanyalah manusia yang Allah Allah Azza wa Jalla beri kenikmatan berupa kenabian. Sementara orang-orang Yahudi menjadi kafir karena mereka menganggap Uzair sebagai anak Allah, tidak mau beriman kepada Nabi Isa ‘Alaihis sallam dan sangat ingkar dengan kenabian Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karenanya orang-orang Yahudi dan Nasrani, serta orang-orang Musyrik pasti akan Allah Azza wa Jalla masukkan ke dalam neraka Jahannam. Mereka semua tidak akan pernah keluar dari neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya.

Itulah dua alasan mengapa umat Islam merasa “kurang cocok” dengan agama Nasrani. Seorang Muslim yang murtad dari Islam dan memilih agama Nasrani, Yahudi atau yang lainnya menjadi agamanya, berarti dia sedang menyiapkan tempatnya di neraka. Penyebab seorang Muslim menjadi murtad cuma ada tiga alasan; kebodohan, tergiur harta dan kelamin orang kafir.

Bonus: Sorga Hanya Untuk Bangsa Israel  

Selain dua alasan di atas, alasan umat Islam merasa “kurang cocok” dengan agama Nasrani, adalah karena sorga menurut Bible hanya diperuntukkan bagi 144 ribu orang-orang Israel. Jangankan kita yang bukan bangsa Israel, yang dari bangsa Israel saja sudah tidak akan dapat masuk sorga kalau mereka masuk agama Nasrani. Penyebabnya karena sorga hanya dibatasi untuk 144 ribu orang saja. Berbeda dengan surga dalam Islam, yang penghuni surga paling rendah derajatnya memperoleh surga semisal bumi.

Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel. Dari suku Yehuda dua belas ribu yang dimeteraikan, dari suku Ruben dua belas ribu, dari suku Gad dua belas ribu, dari suku Asyer dua belas ribu, dari suku Naftali dua belas ribu, dari suku Manasye dua belas ribu, dari suku Simeon dua belas ribu, dari suku Lewi dua belas ribu, dari suku Isakhar dua belas ribu, dari suku Zebulon dua belas ribu, dari suku Yusuf dua belas ribu, dari suku Benyamin dua belas ribu. (Wahyu 7:4-8)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Alkohol, Babi, Gereja, Jilbab, Hollywood! Kekurangan Agama Kristen"

Posting Komentar

Pastikan komentar anda tidak keluar dari topik, komentar di luar itu tidak akan pernah ditayangkan.